COVID-19: setidaknya 1.266 hotel di Indonesia telah ditutup

bees

Jumlah hotel yang telah ditutup di Indonesia sebagai akibat wabah COVID-19 telah mencapai lebih dari 1,260, menurut Asosiasi Hotel Indonesia dan restoran (PHRI).

"Berdasarkan laporan terbaru, 1.266 hotel telah ditutup sampai hari Senin," Ketua Hariyadi Sukamdani memberitahu Kantor Berita Antara di Jakarta, hari Selasa, menambahkan bahwa jumlah sebenarnya akan lebih tinggi mengingat penutupan hotel yang telah dilaporkan.

Setelah penutupan, diperkirakan lebih dari 150.000 karyawan berdampak berat.

Hanya beberapa hari yang lalu, Hariyadi berbagi dengan tempo.co bahwa jumlah rekaman hotel ditutup adalah 698.

Selain Hotel, banyak restoran juga tutup karena penutupan sementara beberapa pusat perbelanjaan dan kapasitas terbatas untuk memberikan layanan pengiriman dan mengantar pesanan.Di tengah krisis, Hariyadi bilang asosiasi tersebut terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam memecahkan masalah ini sebagai pendapatan kosong berarti Hotel-Hotel tidak akan mampu membayar gaji mereka, atau bonus Hari Libur Idul Fitri yang akan datang (THR).

Menurut Hariyadi, sebagian besar karyawan 1.266 telah diminta untuk mengambil cuti yang belum dibayar. "Perusahaan-perusahaan tidak bisa membayar mereka sama sekali ."

Wisata Indonesia telah dipukul keras oleh pandemi. Ekonom dan direktur Pusat reformasi pada ekonomi (inti) Mohammad Faisal mengatakan bahwa turisme Indonesia akan mengambil setidaknya setahun untuk memulihkan dari kerusakan, karena industri pada psikologi masyarakat sebagian besar tergantung pada psikologi masyarakat, dan sangat sensitif terhadap keselamatan dan aspek keamanan. Dalam masa pemulihan, mempertahankan iman orang dalam bepergian lagi setelah pandemi akan menjadi tugas yang menantang, katanya.

"Selama masa pemulihan, tidak seperti sektor bisnis lain, Pariwisata akan memakan waktu lebih lama untuk kembali normal karena turis harus diyakinkan bahwa situasi benar-benar aman dan aman sebelum mereka bepergian lagi. Jadi, itu akan memakan waktu," Faisal berkata pada 2 April.

© 2019 — Designed & developed by Marguerite Roth